Ketika aku mencoba tuk berdiri kembali,
di tengah krisis jiwa yg tlah lama mengakar,
ketika aku mencoba tuk merasa bebas tertawa kembali,
di tengah kecanggungan yg melanda wajah muda,
ketika aku merangkak, memanjati tiap2 tebing kepercyaan trhadap diri sendiri yg hampir pudar,
aku dikalahkn oleh suara reruntuhan kerikil suara mereka, kerikil itu dtg sdikit demi sdikit,
walau kecil, tp perih di kalbu dn relung hatiku remuk!
(malang, 5 sept '09)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar