Jumat, 15 Januari 2010

Senyum memberikan harapan kepada mereka yang hampir putus asa .

Tawa memberikan semangat kepada mereka yang hampir berheti di tengah jalan .

Tangisan memberikan teguran kepada mereka yang hampir lupa .

Dan dia, telah merasakan ketiga anugerah itu .

Dia masih bisa berdiri di atas lautan air mata .

Masih bisa berdiri di atas padang pasir kepedihan .

Dan masih bisa berdiri di antara orang-orang munafik .
Hanya lelaki itu yang bisa mengembalikan senyumnya di tengah kemurungan yang terukir di wajahnya .

Hanya lelaki itu yang bisa menghadirkan gelak tawanya di tengah kebosanan yang melanda dirinya .

Dan hanya lelaki itu yang bisa memberikan kenyamanan dari seorang lelaki yang pernah ia temui .

Sekarang..

Dia merindukan lelaki itu..sangat sangat rindu kepadanya .

Tak ada lagi belaian di kepalanya .

Tak ada lagi kejar-kejaran antara dia dan lelaki itu .

Tak ada lagi cubitan di lengannya .

Tak ada lagi hal-hal yang pernah dia dan lelaki itu selalu lakukan .

Hanya lelaki itu yang bisa memberikan dunianya kembali .

Lelaki itu seolah menghilang meningglakan bayangannya di tengah-tengah keramaian namun dia masih dan akan selalu sendiri .
Kebahagiaan yang dia dambakan bukanlah kebahagiaan yang biasa .

Dalam senyumnya dia menyimpan kesedihan .

Dalam tawanya dia menyimpan kepedihan .

Dalam diamnya dia menyimpan kesenangannya .

Banyak hal yang ingin dia bagi .

Tapi tidak sekarang, bukan untuk sekarang .

Masih banyak hal yang dia sembunyikan dari kamu, dari dia, dan dari kalian .

Yang dia bisa lakukan adalah menjalani hari-harinya dengan tenaga dan semangat yang

masih dia miliki sampai detik ini .