Sabtu, 17 Oktober 2009

Lelaki yang terlewatkan

setengah tahun telah berlalu
penghujung tahun tinggal menghitung hari
titik titik kenangan tak hilang dari kalbuku
semakin merajalela, merambat!
tak jua hilang bayangmu,
sosok tubuhmu,
ramai suaramu,
hanya wajahmu yang semakin samar.

ku rindukan dirimu,
suaramu, tawamu.
ku sesali kebodohanku, pendirian tak ajeg.
ku suka kamu, eh sepertinya tidak,
tapi masih ku ingat kamu, eh ku coba lupakanmu.

waktu menghukumku kini,
menghilangkan bayangmu,
membawamu jauh dariku,

menerbangkan angan tentangmu,
lelaki yang terlewatkan,
engakau di mana?
maafkan aku yang tak serius denganmu..


(Soroako, Desember-2008)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar