Di antara payudaraku,
Di dalam daging,
Di balik tulang paru-paru,
Di deka jantung,
Kuyakin kalbuku di situ
telah lama ku nanti dirimu
namun tak jua nampak sosokmu
rasa itu masih memburu
harapanku masih membubung
tapi kau seolah menghilang
kini apa yang tersisa?
hampir separuhnya bukan untukmu lagi
sedikit dari separuhnya tak mengharapmu lagi
secuil pun tak menunggumu lagi
di antara payudaraku,
tersa perih, kadang pahit,
sesak, walau lega terkadang
entah apa rasanya ini
entah arti semua ini
hanya hambar..
(Soroako, Desember-2008)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar