Dalam lelapku yang masih dalam setengah pengaruh alam bawah sadarku, aku masih mengingatmu.
Ketika lelapku telah berakhir dengan perut yang keroncongan, aku masih bisa mengingatmu.
Ada kerinduan yang begitu dalam yang bisa aku rasakan sekarang, dari kemarin, mungkin saja juga besok.
Bukan wajahmu yang terbayang saat ini, tapi sentuhanmu yang tiba-tiba dating ke dalam mimpi-mimpiku.
Bukan dirimu yang terbayang saat ini, tapi aroma tubuhmu yang semerbak di alam mimpiku.
Mungkin saja memang benar saat ini aku merindukan kamu.
Mungkin saja ini adalah kerinduan tingkat dewa. Di atas nirwana langit ke tujuh.
Sangat berlebihan memang, tapi begitulah adanya.
I really wanna say these words to you,
I know you in a moment
I talk to you in a minute,
And I remember you in a whole day.
But now, I miss you in a whole time I have to breathe.
And that was so hard to passed.
I need to meet you now,
I need to talk to you, and I wanna hug you so deep in a long long time we have.
I miss you so.
Djogjakarta, 27 Januari 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar