Jumat, 04 Maret 2011

Selayang Sastra II

Dan perempuan itu menyesal dan meminta maaf pada dirinya sendiri, "maafkan aku lelakiku. Aku tak bisa menjaga hatiku seperti yang aku usahakan selama hampir tiga tahun ini". Dalam tiap-tiap detak jantung dan desiran darahnya, perempuan itu masih mengingat sosok lelaki yang dulu pernah dicintainya. Tapi kenapa dia datang lagi ketika hatinya terbuka untuk lelaki lain?


Perempuan itu pernah mencintai orang yang salah, bahkan dia terlalu cinta padanya saat itu. Tiga tahun yang lalu masih tertunda untuk dia mengatakan semuanya, dan sampai hari ini pun dia masih menyimpan rasa itu. Dia harus mengatakan semuanya sebelum dia berpaling pada laki-laki yang lain. Mereka mungkin tak terikat oleh cincin atau benda-benda berharga lainnya, tapi secara batiniah permpuan itu masih mempunyai ikatan dengan dia. Bagaimana dengan lelaki itu? apakah dia juga masih merasa terikat dengan perempuan itu? dia juga tidak tahu.

wrote on 13 January 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar